Sabtu, 25 April 2015

Get Outta from Safe Zone

Yo!

Udah seminggu berlalu ya UN. Walau aku PBT sih..

Ya.. aku ngerasa UN tahun ini gak semencekam sehari-hari. Cuman aja, sedikit keingetan, rasanya kepalaku pening banget. Ini gak sekedar nilai yang tercetak di 2 lembar selama sisa hidup, ini masalah harga diri.

Kalau UN jelek, banyak dampak. Kecetak di lembaran sialan, diketahui 3rd party kebawah, dan pastinya harga diri jatuh.

Tapi.. seenggaknya aku gak menjuangin kunci or whatever it's called.

Remember, I have a HIGH and BIG EGO!

Entahlah!! PENING!!


Dan lagi.. aku harus berjuang sampek 1,5 bulan kedepan.

URGH!! C'mon c'mon! Berhentilah mengeluh, hadapi dan serang!!

Sejujurnya, aku takut. Takut ada kegagalan didepanku. Takut gagal itu lumrah bukan sih?

SIAL!! GUA PARANOID!!

Jadi, ini ya dunia orang-orang dewasa yang sekarang aku masih mikir kalau dunia mereka itu benar-benar merepotkan? Jadi, aku juga bakalan lepas dengan yang kumiliki sekarang dan berjuang hidup-mati? Well, sounds not bad.

Ya.. apalagi yang benar-benar membuat pening itu dimana aku harus pilih PTN.

Disaat hatiku udah mantep bakalan kuliah dan mengembara ke kota tetangga (?), lagi-lagi ada sesuatu yang bikin kepalaku makin terasa makin pecah.

Semua keluarga di Malang, nyaranin jangan diluar kota. Mending di Malang aja.

Alasannya cuman satu dari mereka semua, "How about your Dad? Are you dare to leave him alone? Are you dare to not take care of him when he sick?"


AND THIS IS SO FUCKING SHIT REASON!!

Ya Tuhan, apakah ini pintu masuk ke luar dunia aman?

Well, kalau sudah menyangkut ayah, aku pasti down lagi. Aku tau, kalau ayah single parent. Tapi orang pertama yang mendukung aku kuliah diluar kota ayah, dan alasan kenapa aku harus merubah haluan juga ayah (dengan alasan dari keluarga lain).

Ya.. gak ada yang salah disini. GAK ADA YANG SALAH. 

Satu-satunya yang salah cuman waktu dan keadaan yang ngebuat aku semakin menciut!

ARGHHHH!! 

Apa memang aku belum boleh keluar zona nyaman?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar