Senin, 15 Agustus 2016

Nowhere Belong

Well, lagi ada di keadaan MOOD SWING.

And it's fucking annoying.

Entahlah, kejadian berputar begitu cepat. Banyak banget yang nyebelin. Semua berubah gitu aja. Seolah-olah ini sudah lama terjadi. Seolah-olah ini yang terpenting.

I know it for long ago. But, RAWR!! I can't explain it.

I'm newbie. And, just disappear suddenly.

I'm not good.

WHO THE FUCK AM I, HUH?

Pinter, enggak. Baik hati, enggak. Penolong, enggak. Jadi panutan, enggak. Cakep, enggak banget.

BAKA, itu bener.

Passion gua apaan aja kagak tau. Dih, menyedihkan yaps? HAHAHA.

Harus sampek kapan punya jati diri?

Teman? Sahabat? Keluarga? Relasi? They're don't belongs to my heart forever.

They just came and gone. As long as we needed each other.

That's why, I don't really like to meet new person. Alasannya simpel, manusia selalu berubah.

After all, they're nice. I'm just a freak human who thinks thats everything will be the same.

Kerjaanku cuman ngrepotin orang. Gak ada kelebihan (atau mungkin aku yang gasadar).

Terkadang iri sama orang-orang yang bisa dapetin apapun yang mereka mau tanpa harus ngelaku in sesuatu yang berarti. Tapi, buat beberapa kondisi, aku iri sama kerja keras mereka. Iri sama keinginan kuat mereka yang bisa mencapai kemauan mereka. ARGGHHH! SHIT!

Entah, diusia 19 tahun, apa emosi masih labi?

Bodoh ah. I just wanna say what I want yo say.

Owari.

-HWK-