Yo! It's been long time. Yuhuuuuuu....
Sebelum to the point, aku mau curhat (dikit). Sebelumnya aku bingung nge-blog itu harus ngapain dan apa. Karena gak nemuin jawaban yang ngeh, ya udah, aku pakai ajah buat curhat, nyindir, nyadarin, kasih tips, fashion, de el el. Lagian, aku gak punya apa-apa untuk dibagiin ke dunia maya. :3
And back to the title, 'Because Everyone Have Their Own Mask'. Oke, aku akui kalau bahasa Inggrisku kacau dan amburadul. Gomen. Yaaa, kira-kira aku mau curhat ajah dan ngelimpahin semua yang ada di kepalaku. Mmm, dan ntar kalau ada yang tersinggung atau kesindir atau marah atau de el el, aku minta maaf sebelumnya.
Melihat semua yang ada di depanku miris. Jaman sekarang memang 'WTF' banget. Gimana gak, semua kebanyakan bakalan bersikap 'manis' di depan dan bakalan berubah jadi 'busuk' di belakang. Okay, WTF? They're just fucking liar.
Dan dan dan, yang lebih parah, mereka akan benar-benar jadi 'pahit' di belakang orang itu secara REAL. Kenapa sih mereka gak bilang aja kalau dia salah supaya si dia bisa berubah ke jalan baik, jalan yang menurut kalian baik. Yuhuuuu~
And the more fucking shit, aku bingung harus apa. Di pihak si dia, emang aku berusaha membantu. Tetapi, di pihak mereka, kalau aku ngebongkar 'something' itu nanti bakalan jadi masalah baru. Yang malah nanti aku yang sok taulah, yang sok pahlawanlah, yang makan teman lah. Posisiku bener-bener kacau. Dan yang takut di sini malah aku. I can't broke them.
Ya Tuhan, jika mereka atau dia (seumpamanya) baca tulisan gak jelas ini, aku mohon mereka jadikan saling mengerti. Di dalam sebuah komunitas kalau ada masalah kecil yang berakibat fatal buat komunitas itu sendiri, yang ada malah hancur. Semoga Tuhan membuka jalan buat mereka. AMIN!
-HWK-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar